Abstrak
Kajian ini menguraikan penerapan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) oleh mahasiswa KKN STIT Raden Wijaya Mojokerto. Pendekatan ini berfokus pada pemetaan dan pemanfaatan potensi aset lokal desa sebagai basis utama pembangunan masyarakat.
Pendahuluan
Berbeda dengan pendekatan berorientasi masalah, metode ABCD menempatkan aset dan potensi warga desa sebagai titik awal perancangan program KKN. STIT Raden Wijaya mengadopsi metode ini untuk menciptakan keberlanjutan program pengabdian.
Tahapan Pelaksanaan Metode ABCD
- Appreciative Inquiry: Menggali cerita keberhasilan dan potensi tersembunyi komunitas desa.
- Asset Mapping: Memetakan aset manusia, sosial, fisik, dan keagamaan yang dimiliki desa.
- Mobilisasi Komunitas: Menyusun rencana aksi bersama tokoh masyarakat dan pemuda desa.
Kesimpulan
Penggunaan metode ABCD mendorong kemandirian warga desa dalam mengelola potensinya secara optimal tanpa ketergantungan pada bantuan luar.
